[Review] The Princess and the Frog (2009)

Kita diajak bernostalgia menonton film kartun klasik ala Walt Disney tahun 90an. Film dengan tema sederhana tapi penuh makna ini sangatlah cocok sebagai film keluarga.

Di sebuah kota kecil New Orelans tempat Jazz berasal, seorang pelayan restoran mempunyai cita-cita besar yaitu membuka restoran megah dengan uang sendiri, awalnya Tiana (Anika Noni Rose) adalah gadis yang tak mau terjebak oleh paradigma buku dongeng tentang pangeran dan kebahagiaan sampai akhir. Namun, disela-sela perwujudan cita-citanya itu datanglah Prince Naveen of Maldonia (Bruno Campos) seorang yang sebenarnya pangeram miskin karena didepak dari kerjaannya atas alasan belum menikah. Sebenarnya kehadiran Naveen ke New Orelans untuk menikahi sahabat Tiana. Kemudian ada penyihir yang jahat dan mengutuk Naveen menjadi kodok, sesuai dongeng pangeran kodok dia harus mencari putri yang bersedia menciumnya. Semua perjalanan itu hingga Tiana berubah menjadi kodok saat mencium Naveen dan petualangan mereka menuju kebagahiaan mereka.

Film The Princess and the Frog ini dibuat sebagai memori bagi kita-kita yang hidup di era 90an dengan kartun seadanya namun berisi padar. Percintaan, persahabatan, impian dan harapan.

Movie Info :

Title : The Princess and The Frog

Cast : Anika Noni Rose, Bruno Campos

Director : Ron Clements, Jon Musker

Rate : 3.5/5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s