[Review] The Book of Eli (2010)

Image and video hosting by TinyPic

Title : The Book of Eli Cast : Denzel Washington, Garry Oldman, Mila Kunis Director :Albert & Allen Hughes Rate :

Impresi awal dari film ini adalah warna yang teduh dan penggambaran yang jelas tentang sebuah kehancuran dunia. The Book of Eli membawa gue (secara pribadi) seperti berjalan menelusuri sebuah perjalanan singkat seorang petualang yang menjaga keyakinannya kepada “Tuhan” atas bimbingan yang dia dapatkan dalam menjaga sebuah buku keramat yang dipercaya bisa merubah kehidupan umat manusia setelah kiamat selesai. Sebuah dunia baru muncul dan tanpa aturan serta keyakinan membawa Eli (Denzel Washington), pria petualang itu mencoba merubah semua keadaan yang ada di bumi dengan panduan buku yang selalu dia bawa.

Anehnya, sejak dia memegang buku itu, dia menjadi sangat terlindungi dan tak terkalahkan. Manusia lain yang punya egoisme dan keserakahanpun mulai memburu Eli dan bukunya. Hingga dia tiba di sebuah tempat dimana dia memutuskan untuk beristirahat dari petualangannya menuju Barat. Eli bertemu Solara (Mila Kunis), wanita yang pada akhirnya “mengabdi” pada Eli dalam perjalanan ke Barat demi menjaga buku yang Eli bawa. Tak mudah bagi Eli dan Solara menapaki setiap perjalanan itu. Sebuah geng yang juga merasa memiliki Solara berusaha mendapatkan kembali Solara yang “diculik” oleh Eli dan buku yang dipegang oleh Eli. Mereka hanya tahu bahwa jika mereka memiliki buku itu maka mereka akan menjadi penguasa dunia baru. Namun, saat buku itu terlepas dari tangan Eli, bukan sebuah kedamaian namun sebuah kehancuran kecil malah terjadi. Elipun merasa sangat bertanggung jawab atas kerusakan itu, maka dengan kemampuan mengingatnya, atas bantuan Solara dan seorang pria tua merekapun menulis kembali isi buku yang dibawa Eli sebelumnya. Buku yang rupanya bertuliskan huruf braile.

Image and video hosting by TinyPic

Kisah perjalanan sosok manusia ini memang menggambarkan sangat jelas bahwa keyakinan adalah inti dari sebuah perjalanan manusia. Tanpa keyakinan manusia tidak akan menjadi manusia yang punya hati dan kekerasan dunia bisa dihindari. Pesan moral film ini lebih kepada bagaimana penonton diberikan suguhan perjalanan religius Eli dalam menjaga dan mempertahankan keyakinannya melalui buku yang dia bawa dan dia baca. Sebagai film drama, film ini juga berhasil membawa emosi penonton (gue secara pribadi) untuk kembali mempertanyakan apakah kita benar-benar sudah hidup dalam keyakinan dan menghindari kehancuran. Untuk akting dari Denzel Washington sendiri, dia benar-benar bisa menempatkan dirinya sebagai petualang yang sangat tenang, dia memang salah satu aktor yang sangat baik dalam memerankan setiap peranan yang dia pegang.

2 comments

  1. Teguh Santosa · August 6, 2010

    Wah, baru tau kalao Om Jay suka ngeblog🙂

    Mantep om review nya..🙂

    • djaycoholyc · August 6, 2010

      Eh ada Pak Teguh :D:D

      ah ini kalo lagi iseng aja
      hihihih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s