[Review] Alangkah Lucunya Negeri Ini : Negeri Para Pencopet

Title : Alangkah Lucunya Negeri Ini Cast : Reza Rahardian, Tika Bravani, Asrul Dahlan, Deddy Mizwar, Slamet Rahajo, H. Jaja Miharja, Tio Pakusadewo, Angga Putra Director : Deddy Mizwar Rate :

Paling tidak Dedy Mizwar sudah “memperingatkan” bangsa ini tentang moral lewat pencopet. Nagabonar memang diset sebagai simbol perubahan bangsa tentang detensi moral tahun 70’an. Kemudian di era reformasi dan ketidakterbatasan atas kritik muncullah Alangkah Lucunya Negeri Ini. Film berdurasi 100 menit yang mengetengahkan bagaimana gerombolan pencopet anak ini mampu mengangkat sedikit tentang moralitas dan kesempatan berbuat terbaik untuk bangsa.

Film ini dimulai dengan cerita tentang sosok Muluk (Reza Rahardian), lulusan sarjana Manajemen yang masih saja menganggur. Ditekan oleh keadaan dan sindiran sang ayah, diapun mulai mencari pekerjaan, apapun. Hingga dia mellihat sendiri metode pencopet profesional di sebuah pasar. Diapun mendatangi Jarot (Tio Pakusadewo), bos besar dari para pencopet di daerah itu. Disitulah Muluk menganggap bertemunya dengan anak-anak pencopet sebagai sebuah kesempatan berusaha. Berusaha dalam pekerjaan dan berusaha memperbaiki moral mereka. Jelas, awalnya Jarot menentang, tapi lambat laun Jarotpun sadar bahwa pencopet bukanlah pekerjaan. Dibantu oleh Samsul (Asrul Dahlan), sarjana pendidikan dan Pipit (Tika Bravani), sarjana pendidikan agama. Merekapun mulai membentuk otak dan moral anak-anak ini. Hingga satu saat para orang tua mereka Haji Sarbini (H. Jaja Miharja), Pak Makbul (Deddy Mizwar) dan Haji Rahmat (Slamet Raharjo) mengetahui apa sebenarnya pekerjaan dan uang yang mereka terima sebenarnya.

Ikonik, bisa jadi itulah film-film Deddy Mizwar, setiap film-film beliau selalu ada orang baik, orang tak seberapa jahat dan orang yang putus asa. Dari sisi cerita sendiripun sebenarnya seperti biasa, memberikan sebuah pelajaran tanpa bermaksud menggurui, namun sayang eksekusi endingnya terasa biasa saja. Bahkan menurut gue pribadi tak sebaik film-film Deddy Mizwar yang lain. Sosok Komet (Angga Putra) adalah tokoh kunci di film ini, akting dia adalah akting terbaik di film ini. Reza Rahardian yang sukses di film-film sebelumnya di film ini terasa mengulang “rasa” akting dia, terlihat jadi seragam dari semua karakter yang dia mainkan. Dan yang paling membuat film ini berasa aroma “komersil”-nya adalah rentetan iklan yang gamblang dan terlihat dipaksakan harus ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s