[Movie] Roman Picisan (2010)

Title : Roman Picisan Cast : Tora Sudiro, Artika Sari Devi, Alex Abad, Arif Irvan, Nungki Kusumastuti, Ririn Ekawati, Inez Tagor Director : Rako Prijanto Rate :

Kisah dua orang yang jatuh cinta pada kesempatan yang salah, Raga (Tora Sudiro) adalah seorang fotografer dengan kepribadian urakan dan tak percaya dengan cinta, didasari atas kegagalannya dalam cinta dan keluarga. Lain halnya dengan Canting (Artika Sari Devi) wanita Jawa yang patuh terhadap budaya dan orang tua. Mereka bertemu (dipersatukan) oleh Widya (Ririn Ekawati) dan Tomtom (Alex Abad) sahabat mereka. Pernikahan Widya-Tomtom menjadi titik balik bagi mereka tentang bagaimana perasaan mereka sebenarnya. Sayang, kenyataannya malah Canting sudah dinikahkan oleh orang tuanya yang konservatif. Nasib Raga dan Canting tergantung dari keberanian dan pengorbanan mereka sendiri.
Dengan cerita yang penuh ke-klise-an dan start yang cukup buruk, ternyata film ini malah berangsung membaik di tengah-tengah hingga mendekati akhir. Saat konflik Raga-Canting-Ayah Canting menurut gue itulah ending yang tepat untuk menyelesaikan film ini. Jika itu benar terjadi bisa jadi film ini akan menjadi film yang menarik menurut gue, tapi setelah konflik itu selesai kemudian pindah ke scene lain disitulah kembali film komedi-romantis terulang, happy ending dengan ending yang terlalu biasa.

Raditya Mangunsong sang penulis (dan hasil googling mengatakan dialah penulis Menculik Miyabi) mempunyai taste yang baik di ranah cinta, tapi tak baik di ranah horror/drama sex sepertinya. Well, mengubah film drama biasa menjadi film drama penuh filosofi cinta memang agak sulit, film ini lumayan berhasil. Akting Tora? ah sudahlah, tak perlu dibicarakan lagi. Akting gemilangnya selesai setelah dia menjadi Banyu di Banyu Biru, IMHO. Yang menarik adalah bagaimana Artika Sari Devi berhasil memerankan Canting yang sangat Jawa namun jiwa berontaknya terlihat natural. Overall film ini tidak jelek namun belum luar biasa karena start dan ending yang umum.

“Kalau kamu terbangun dari mimpi indahmu, jangan menangis”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s