[Movie] 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta (2010)

Title : 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta Cast : Reza Rahardian, Laura Basuki, Rasyid Karim, Henidar Amroe, Robby Tumewu, Ira Wibowo, Haddad Alwi Director : Benni Setiawan Rate :

Rosid (Reza Rahardian) adalah sosok pemuda muslim yang paham benar bahwa pilihannya untuk tetap mencintai Delia (Laura Basuki) akan menimbulkan dampak yang dahsyat di keluarganya, terbukti sang abah, Mansur (Rasyid Karim) dan umi, Muzna (Henidar Amroe) menentang keras hubungan mereka yang jelas-jelas berbeda keyakinan. Di keluarga Delia sendiri sang papah, Frans (Robby Tumewu) dan mamah, Martha (Ira Wibowo) berlaku demikian. Kedua keluarga itu memang memegang prinsip religi yang tinggi. Rosid dan Delia kembali dipertemukan persoalan saat Rosid akan dijodohkan dengan Nabila (Arumi Baschin), gadis muslim taat yang “cocok” dengan tipe Mansur. Lalu dimana cinta? ya, cinta menyelip di antara ketegangan hubungan sosial, perbedaan agama dan keharmonisan keluarga.

Jika anda mengatakan bahwa film dengan tema ini sama seperti film cin(T)a – God is a director (2009), mungkin benar dengan premise yang sama tapi kemasannya berbeda. Jika cin(T)a lebih “halus” mengintepretasikan setiap adegan “berbeda” tapi 3-2-1 ini tidak. Dengan gamblang penulis sekaligus sutradara Benni Setiawan memberikan gambaran nyata bahwa setiap permasalahan di film ini menyentuh penonton langsung, menusuk dengan kalimat-kalimat lugas dan mendidik. Film ini mampu membuat 1 jam 45 menit sebagai pembelajaran tentang bagaimana menghargai perbedaan, masalah klenik yang (biasanya) berbaur dengan agama dan bagaimana kita bisa menjauhkan perpecahan. Keluarga adalah awal pembentukan diri, tapi ada kalanya keluargapun adalah tempat dimana kita terkadang tak bisa menerima perbedaan di sekeliling kita. Mansur yang keras kepala dengan “keislaman”-nya dan Rosid yang tetap tenang menjalani hidupnya meskipun dia terancam gelar anak-nya dicabut Mansur.

Ada beberapa scene yang menurut gue biasa aja, tapi ada yang menarik. Scene Haddad Alwi contohnya, meskipun dia muncul hanya sebentar, tapi setiap kalimatnya adalah tamparan bagi mereka yang (maaf) sok tau tentang agama mereka sendiri. Disini point dari film 3-2-1 ini, miris tapi benar-benar terjadi.

“Jangankan Ocid yang masin muda, ami (paman) yang sudah tua gini masih nyari, masih belajar tentang agama. Jadi jangan jadi orang sok tau tentang agama deh”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s