[Movie] Melody Kota Rusa : Kisah Perjuangan Anak-anak Muting

Title : Melody Kota Rusa (2010)

Cast : Spikdion Baransano, Vicky Egu, Jhonny Mnumumes, Yosep Atiap Gebze, Indah Fuji Lestari, Endang Triastuti Gebze, Edi Hariyanto, Dodi Mahuze

Director : Irham Acho Bahtiar

Rate :

Kisah tentang sebuah perjuangan empat anak Muting, sebuah distrik di Merauke, Papua. Tersebutlah Kanib (Spikdion Baransano), Enob (Vicky Egu), Minggus (Jhonny Mnumumes) dan Yosep (Yosep Atiap Gebze) mereka punya cita-cita masing-masing yang disatukan melalui musik. Dari persahabatan kental mereka maka terciptalah Walef Band, band yang mencoba untuk mempertahankan musik daerah dengan kemasan anak muda. Tentu saja perjalanan mereka sebagai Band dan sahabat tak mulus. Vicky yang berpacaran dengan Selvi (Endang Triastuti Gebze), penyokong dana band mereka karena dialah yang bertindak seperti manager band terusik atas rasa yang dipendam oleh Kanib sang vokalis. Kemudian ada Dodi (Dodi Mahuze), anak berandal tukang mabuk yang menjadi “duri” dalam band mereka namun mereka selalu memaafkan karena tingkah konyolnya.

Satu saat, Minggus sang drummer meninggalkan band karena alasan keluarga. Walef kehilangan drummer hingga dia bertemu Suroso (Edi Haryanto), seorang Jawa yang tak diterima sebelumnya hanya karena dia bukan asli Papua. Perbedaan suku itu kemudian teratasi karena rasa kecintaan mereka akan musik. Muncul Santi (Indah Fuji Lestari) wanita yang kemudian menjadi bagian dari band itu yang juga mengusik persahabatan Suroso dan Dodi. Hingga pencapaian cita-cita mereka untuk tampil di Merauke, yang lebih kota ketimbang Muting. Perjalanan dan petualangan mereka di Merauke hingga film berakhir adalah ujian persahabatan dan pengorbanan mereka.

Irham Acho Bahtiar memberanikan diri mengekspose Merauke sebagai setting film perdananya, tak terlalu spesial memang. Tapi menjadi menarik ketika anak-anak Papua ini berakting. Wajar jika akting mereka terlalu biasa dan kaku, tapi cerita yang dihadirkan menurut gue menarik. Konflik tertata baik dengan eksekusi yang lumayan bagus. Bahkan sampai endingpun film ini mampu mengontrol emosi penonton untuk tidak mengatakan “Kok begini sih?” karena begitulah hidup, gak ada ending yang bisa disebut ending kecuali kematian.

Ini adalah film indie kedua dari Papua yang gue tonton. Kualitas film ini jelas berbeda dengan Mencari Madona, film pertama yang gue tonton. Dengan jajaran cast yang memang bisa berakting baik Mencari Madona bisa dibilang film indie yang sukses membuat gue tertawa dan mencerna inti dari sebuah problem dasar manusia. Tapi, Melody Kota Rusapun memiliki strenght point tersendiri yaitu kekuatan cerita. Dialog? maaf maaf aja kalau emang gak terbiasa ngobrol atau mendengar orang-orang Papua bicara maka akan sedikit kesulitan mengerti maksud dari dialog di film ini apalagi ada selingan MOP (cerita lucu lokal) disini.

Well, moral story dari film ini adalah : Ada yang lebih penting dari sebuah perjuangan yaitu Persahabatan.

(19/2011)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s