[Movie] Minggu Pagi di Victoria Park (2010)

Title : Minggu Pagi di Victoria Park

Cast : Lola Amaria, Titi Sjuman, Donny Damara, Donny Alamsyah, Ella Hamid, Imelda Soraya, Fitri Sugab, Bob Singh, Aline Jusria, Permatasari Harahap

Director : Lola Amaria

Rate :

Mayang (Lola Amaria) dipaksa untuk menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Hongkong setelah sang ayah diam-diam mendaftarkan dirinya ke lembaga TKI. Tujuan sang ayah hanya satu, Mayang diutus untuk mencari Sekar (Titi Sjuman) sang adik yang mendadak tak ada kabar satu tahun belakang. Setelah mengikuti segala macam pelatihan maka Mayang mulai hidup sendiri di Hongkong sebagai TKW. Dengan karakter wanita yang independen dan sedikit angkuh Mayang memang tertutup untuk urusan keluarganya itu apalagi sebagai pembantu rumah tangga yang terkadang kaku dalam menyikapi sang majikan yang sebenarnya baik hati. Kemudian dia bertemu Sari (Imelda Soraya) TKW yang akhirnya menjadi sahabat baiknya. Dari awal Mayang memang menyembunyikan tujuan utamanya mencari Sekar, namun lambat laun dia diperkenalkan dengan Gandi (Donny Damara) bapak para TKW dan Vincent (Donny Alamsyah) laki-laki yang rupanya mencintai Mayang. Dari situlah semua rahasia Mayang terbuka dan rupanya hampir seluruh TKW Indonesia di Hongkong memang sedang mencari Sekar.

Pertalian emosional Lola Amaria dan Titi Sjuman adalah kekuatan film ini. Dengan cerita yang mungkin sangat sederhana namun bisa dijabarkan dengan tepat dan menarik. Sisipan cerita dari masing-masing karakter TKW seperti Tuti (Ella Hamid) yang seperti sahabat bagi semua TKW. Yati (Permatasari Harahap) dan Agus (Fitri Subag) pasangan lesbian yang punya masalah klasik tentang percintaan. Minggu Pagi di Victoria Park adalah gambaran nyata kondisi TKW Hongkong yang berbeda ketimbang TKW di negara manapun.

Detail penggarapan film ini yang menurut gue baik dan karakter yang ditampilkan tegas serta akting pada aktornyapun adalah nilai plus di film ini. Kalau boleh berkaca dari yang gue lihat sendiri saat gue ke Hongkong, semua ini nyata dan apa yang disajikan adalah kebenaran yang memang terjadi di sana. Salut untuk Lola Amaria dan team yang telah membuat film luar biasa ini. Gue rindu dengan film Indonesia seperti ini, sederhana namun sarat makna. Film ini juga membuka mata tentang apa yang sebenarnya terjadi pada TKW dan TKI di luar negeri sana.

Satu lagi, Titi Sjuman dan Aksan Sjuman memang jenius dalam membuat menata musik untuk film. Nyatu banget sama filmnya.

(29/2011)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s