[Movie] The King’s Speech (2010)

Title : The King’s Speech

Cast : Colin Firth, Geoffrey Rush, Helene Bonham Carter, Guy Pearce, Jennifer Ehle, Michael Gambon, Timothy Spall,Freya Wilson, Ramona Marquez, Derek Jacobi

Director : Tom Hooper

Rate :

Inggris Raya pada saat pemerintahan King George V (Michael Gambon), intrik politik dengan sekutu dan dalam negeri membuat Raja semakin tak kuasa hidup. Di akhir hayatnya dia melepaskan tahta kerajaan ke King Edward VIII (Guy Pearce), anak pertamanya yang flamboyan dan glamor. Sayang, King Edward VIII sangat tidak menyukai posisinya sebagai Raja karena dia tak bisa sembarangan mencintai wanita. Akhirnya dengan sangat terpaksa diapun menyerahkan tahtanya ke adiknya sendiri, Bertie alias King George VI (Colin Firth), Bertie adalah satu-satunya anak George V yang pendiam dan pemalu. Bukan karena canggung tapi karena penyakit gagap yang dia alami. Sang Istri Queen Elizabeth (Helena Bonham Carter) prihatin dengan keadaan sang suami dan akhirnya mencari dokter/terapis ke sudut Inggris hingga dia bertemu dengan Lionel Logue (Geoffrey Rush), dokter/terapis yang dipercaya bisa menyembuhkan penyakit gagap George VI dengan cara yang tak biasa.

The King’s Speech adalah film yang bercerita dari sisi lain sebuah sejarah. Dari plot yang disajikan hingga penokohan gue rasa Firth sukses memerankan Sang Raja Gagap. Dia benar-benar bisa mengekspresikan seorang Raja dengan kegelisahannya dan kerapuhannya hanya karena dia gagap. Thus, Helena Carterpun menjadi bagian penting di film ini. Dengan title Best Picture Oscar 2011 Film ini bisa dikatakan layak menang. Meskipun di tengah-tengah -sekitar menit ke 50 Film ini ada di posisi yang sedikit membosankan. Tapi, menjelang ending The King’s Speech mampu menghadirkan scene-scene cerdas dan menarik. Rushpun tak mau ketinggalan, terapis dengan cara yang tak biasa ini mampu menambah poin plus film ini.

Dari kesemua aspek, Colin Firth adalah bagian terbaik dari film ini. Oscar telah tepat memilih dia menjadi Best Leading Actor. Eh, satu hal. Ini film dengan setting Inggris, aksennya gak terlalu menonjol, entah kenapa kurang “Inggris”.

(49/2011)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s