[Movie] Lewat Djam Malam (1954)

Title : Lewat Djam Malam | Year : 1954 | Genre :  Drama, War | Cast: AN Alcaff, Netty Herawati, Dhalia, Bambang Hermanto, Rd Ismail, Awaludin, Titien Sumarni, Aedy Moward, Astaman, A Hadi, Wahid Chan, S Taharnunu, Lukman Jusuf |  Director : Usmar Ismail| Rate :

Setelah menyelesaikan waktunya menjadi pejuang kemerdekaan Iskandar (AN Alcaff) kembali ke rumah calon istrinya, Norma (Netty Herawati). Berharap bisa berasimilasi dan beradaptasi dengan lingkungan, Iskandar akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran pekerjaan dari sang ayah mertua. Namun, Iskandar yang masih trauma dengan segala kejadian saat peperangan malah mengecewakan ayah mertua. Diapun pergi ke Gafar (Awaludin), kawan lamanya saat peperangan yang terlebih dahulu kembali ke masyarakat. Melihat Gunawan berubah dan tak idealis lagi Iskandar kembali dirundung kekecewaan, bahkan sang kapten, Gunawan (Rd Ismail ) juga berubah. Jika idealisme dan patriotisme Iskandar kembali diuji, dia ingin sekali berjuang namun kali ini dia berjuang membawa keadilan bagi masyarakat dengan tangannya sendiri, dibantu Puja (Bambang Hermanto) bawahannya saat perang diapun bertindak melampaui batasnya sendiri.


Sebagai catatan, Lewat Djam Malam adalah film Indonesia pertama yang merauh predikat film terbaik di FFI tahun 1955. Dengan kemasan yang sederhana tentunya sesuai dengan zamannya, Lewat Djam Malam adalah penggambaran nyata tentang bagaimana pejuang kemerdekaan kembali ke masyarakat. Kegalauan dan traumatik yang dirasakan oleh Iskandar berhasil dimainkan secara apik oleh AN Alcaff. Bagian yang menarik dari film ini sebenarnya bukan hanya kegalauan Iskandar namun karakter Laila, PSK yang mendadak jatuh cinta dengan Iskandar dan dengan berbagai cara termasuk body language menggoda benar-benar menjadi identitas tersendiri di film ini.

Saya merasa bangga bahwa film Indonesia di tahun tersebut bisa dibuat dengan begitu apik dan dramatis sekaligus bisa dibilang menjadi milestone perfilman Indonesia di kala itu. Kadang merasa sangat disayangkan bahwa pada tahun 50an Usmar Ismail mampu membuat film sebagus ini sedangkan saat ini dengan teknologi yang lebih baik sineas Indonesia malah seperti menyia-nyiakan essensi sederhana dan bersahaja di film-film mereka.

Lewat Djam Malam adalah karya memorable yang bisa membanggakan perfilman Indonesia.[83/2012]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s