[Movie] Laura & Marsha (2013)

044. Laura&Marsha
Title : :Laura & Marsha| Year : 2013 | Genre : Adventure, Drama| Cast : Prisia Nasution, Adinia Wirasti, Ratna Riantarno, Tutie Kirana, Restu Sinaga, Amina Afiqah Ibrahim, Ayal Oost, Lie Darmawan, Kartika Rizky, Arry Susanto, Widiarto| Director : Dinna Jasanti| Rate :

 Perhatian : Mungkin dari beberapa bagian di review ini mengandung spoiler

Dua aktris terbaik negeri ini bersanding bersama dalam satu film yang menjanjikan banyak cerita yang tertutup rapih dalam perjalanan dua minggu di Eropa. Laura (Prisia Nasution –Sang Penari, Rectoverso) dan Marsha (Adinia Wirasti –Ada Apa Dengan Cinta?, Arisan!2) adalah dua sahabat sejak SMA yang masih intens berhubungan dan bertatap muka, meski kedua wanita tersebut memiliki profesi yang berbeda. Dari sini saya bisa menyimpulkan bahwa tak ada persahabatan sebaik dan seawet persahabatan mereka. Apa resep mereka (apalagi dua wanita) bisa bertahan dalam persahabatan? Jawabannya adalah memendam rahasia terbesar yang masing-masing tanpa pernah tahu. Inti cerita tersebut dibawakan mengalir sepanjang film hingga rahasia terbesar itu terbuka tanpa sadar.

044. Laura&Marshacap

Hampir 45 menit awal film anda akan disuguhkan dengan cerita tanpa tujuan, bukan berarti ceritanya lemah namun penonton diberikan waktu untuk menikmati keindahan Eropa dari Belanda sampai ke Venice. Setelah itu barulah inti cerita sebenarnya dibeberkan dan bersiap-siap bagi anda penonton wanita mungkin akan ikut hanyut dalam kisah dua sahabat ini. Twist yang dihadirkan Laura & Marsha memang tergolong biasa dan cliche, namun anda tahu terkadang cliche bisa dibalut dengan baik jika dimainkan oleh pemain yang punya karakter kuat.

Dalam kehidupan nyata, sosok Prisia Nasution adalah sosok yang independen dan lebih terbuka dengan segala kemungkinan dan sosok Adinia Wirasti adalah wanita cerdas yang mempunyai plan di setiap hidupnya. Cerdasnya Titien Wattimena, penulis cerita ini mampu membalikkan karakter tersebut di film ini. Prisia menjadi Adinia dan Adinia menjadi Prisia. Hasilnya adalah luar biasa, akting terbaik mereka di tahun ini.

Dialog-dialog Prisia-Adinia adalah dialog cerdas yang jarang terjadi di film-film Indonesia pada umumnya, mereka mampu menjadikan dialog yang mungkin sebenarnya biasa saja menjadi sebuah reel scene yang sangat apik. Klimaksnya, ada sebuah scene yang mampu membuat film ini menjadi salah satu film terbaik tahun ini. Tak diragukan lagi, dua aktris tersebut adalah jaminan sebuah film memiliki kualitas di atas rata-rata.

Mari sedikit membicakan sutradara, Dinna Jasanti yang rupanya sebelum Laura & Marsha dia menggarap Burung-Burung Kertas, film Indie dari anak-anak mahasiswa yang kuliah di Australia, yang memiliki kualitas yang apik pula. Jika Dinna konsisten dengan apa yang sudah dia kerjakan di Burung-Burung Kertas dan Laura & Marsha maka tak diragukan lagi Dinna bisa saja menjadi sutradara wanita baru yang berkualitas yang dimiliki oleh Indonesia.[044/2013]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s