Negeri Van Oranje (2015)

Salah satu element yang mampu menarik antusiasme penonton untuk menonton film adalah trailernya. Jika ada penghargaan trailer tebaik tahun ini, Negeri Van Oranje adalah salah satu yang dapat meraih penghargaan itu.

86negerivanoranje

Title: Negeri Van Oranje | Release Date: 23 Desember 2015 | Cast: Tatjana Saphira, Chicco Jerikho, Abimana Aryasatya, Arifin Putra, Ge Pamungkas | Director: Endri Pelita | Genre: Drama | Rating: 3/5

Dari trailer yang menarik itu, saya putuskan bahwa Negeri Van Oranje bukan film Indonesia yang sembarangan. Lihat saja bukan cuma satu tapi lima pemain aktor Indonesia yang bisa dibilang sedang bersinar berkumpul dalam satu frame yang sama dan berakting bersama. Itu adalah tawaran paling menggiurkan bagi penonton kita.

Kemudian apa yang terjadi dengan filmnya? Negeri Van Oranje tidaklah semenarik trailernya, dan memang tidak buruk. Namun, banyak catatan yang menjadi cela bagi film ini.

Chemistry kelima aktor ini sudah tidak diragukan lagi, apalagi jika sudah infram kelima-limanya. Namun, pada saat one-on-one dialog disitulah letak kekurangannya. Less emotional and sometimes confussing.

Ada satu scene yang bagi saya adalah titik tolak film ini menjadi film yang bagus, namun kemudian scene tersebut tidak bisa disampaikan dengan baik. Kembali ke less emmotional tadi, dan I found the glitch. Tatjana Saphira. Dia cantik, cantik sekali di film ini. Namun untuk menjadi pemain film yang baik, Tatjana belum cukup modal untuk itu. Dia adalah center of attention di film ini, dan dia juga yang “merusak” chemistry one-on-one tadi. Sayang sekali.

Trailer Negeri Van Oranje (2015)


Dan saya masih merasa bahwa film Indonesia yang bersetting luar negeri memang cuma mengumbar scene-scene pemandangan buat buang waktu. Overall, Dalam konteks desain produksi Negeri Van Oranje mempunyai kelebihan. Mood filmnya bagus banget.

2 comments

  1. sivibi · January 4

    stuju dengan tatjananya, dari awal memang sudah miris dengan kehadiran dia. But, overall… I like the witty dialogues between those 5

  2. ted_kho · February 5

    Film yang sangat malas research.
    Lokasi di Belanda seolah hanya tempelan. Sepanjang tahun wardrobe/pakaian karakternya seolah tidak mengesankan negara dengan iklim sub-tropik dengan empat musim.
    Okelah mungkin ada mahasiswa Indonesia di London, Los Angeles, atau New York dengan gaya hidup mewah. Tapi saya cek dengan semua teman yang kuliah di Belanda, kayanya Belanda bukan tempat untuk mahasiswa Indonesia bermewah-mewah seperti digambarkan di film ini.
    Kepemilikan apartemen di Belanda di daerah itu khususnya, hanya diperuntukkan bagi warga negara Belanda, yang notabene sangat kaya.
    Apartemen Belanda itu memiliki sistem pemanasan ruangan terpusat. Tidak ada yang pakai keramik Roman 60 cm x 60 cm… Apartemen yang digunakan dalam adegan-adegan interior di film ini sudah bisa dipastikan bukan apartemen di Belanda.
    Sarapan mahasiswa lengkap dengan orange juice dalam wadah minuman, susu, komplit ala sarapan keluarga Amerika di serial TV tahun 60an? Blah..
    Mengandalkan ketidaktahuan sebagian besar penonton Indonesia tentang geografi Praha, adegan mencari Tatjana itu dilakukan di area dengan radius 300 meter, yang logikanya keempat pria itu akan bertemu satu sama lain dalam pencarian mereka.
    Singkat kata, produksi film sini masih meremehkan Production Design dan … malas riset.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s