Ngenest (2015)

Film terakhir di 2015 yang bergenre (seharusnya) komedi ini banyak mendapatkan pujian di media sosial. Hal ini lantas membuat saya penasaran dengan film ini. Ngenest adalah film Indonesia terakhir di 2015. Film yang menutup #Resolusi2015 saya dengan cukup…. mengecewakan.

88ngenest

Title: Ngenest | Release Date: 30 Desember 2015 | Cast: Ernest Prakasa, Lala Karmela, Morgan Oey, Kevin Anggara, Brandon Salim, Bene Dion | Director: Ernest Prakasa | Genre: Comedy | Rating: 2/5

Sudah barang tentu, bagi penggemar stand-up comedy sudah tidak asing lagi dengan nama Ernest Prakasa, comic yang menjual etnisnya menjadi lawakan yang menggelitik meski terkadang menyindir (ya, menyindir dirinya sendiri). Konsep itulah yang akhirnya dibawa Ernest sebagai bahan jualan di film perdananya –juga penyutradaraan pertamanya.

30 menit awal Ngenest adalah ‘siksaan’ tersendiri buat saya, dengan judul Ngenest memang sudah ditebak bahwa jalan hidup Ernest yang memang ngenes sejak SD karena dia  Cina. Anekdot Cina digelontorkan Ernest dengan kapasitas yang pas namun painful to watch as a reel.

Trailer Ngenest Movie (2015)

Kemudian dalam fase dia kuliah adalah fase yang lebih baik, itupun karena film ini didukung sama pemeran-pemeran pendukung yang amat sangat bagus. Saya bisa memastikan, bahwa Ngenest tanpa Acho dan Ge dan beberapa pemain pendukung lain yang sesekali nongol hanyalah film komedi biasa yang cenderung datar dan garing.

Scene-scene yang seharusnya bisa jadi klimaks dan berpotensi membuat film ini menjadi lebih baikpun terbuang sia-sia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s