Istirahatlah Kata-Kata (2016)

 

Solo Solitude adalah judul internasional dari Istirahatlah Kata-Kata, gue beruntung karena sudah menonton film ini sebelum rilis secara luas mulai Kamis kemarin. Film yang bertutur apik dan magis tentang perjalanan Wiji Thukul, aktifis sekaligus penyair yang bukan saja vokal terhadap rezim Soeharto namun juga pantang menyerah menghadapi cobaan kehidupan. Dia hidup berpindah tempat, meninggalkan istri tercintanya Sipon hanya karena harus menghindari kejaran aparat negara yang mengejar dia terus menerus.

istirahatlah-kata-kata

Title: Istirahatlah Kata-Kata | Release Date: 19 January 2017 (wide) | Casts: Gunawan Maryanto, Marissa Anita | Director: Yosep Anggi Noen| Genre: Drama | Rating: 4/5

Istirahatlah Kata-Kata adalah pernyataan visual tentang perlawanan Wiji Thukul terharap rezim yang berkuasa kala itu. Film ini dibuat dengan baik oleh Yosep Anggi Noen. Tanpa banyak ornamen yang berlebihan. Pas dengan situasi saat itu. Sunyi. Sendu. Namun magis. Istirahatlah Kata-Kata sebegitu indahnya dan sebegitu getirnya.

Marissa Anita memang layak diperhitungkan di dunia film Indonesia. Dia belum pernah salah ambil peran dan bermain gemilang. Finally, ada film yang mampu menyamakan ‘kekuatan’ visual dan dialog Gie. Bagi gue Gie dan Solo Solitude sejajar kualitasnya. Gunawan Maryanto ini spesialis pemain pendukung di film2 besar. Penulis dan sutradara teater. Makanya he knows about acting. Gak diragukan.

Maka tidak salah saat gue memasukkan Istirahatlah Kata-Kata ke dalam jajaran Film Terbaik di 2016

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s