The Last Barongsai (2017)

Film dengan tema khusus yang diputar secara khusus memang biasanya punya sentuhan spesial. Begitupun dengan The Last Barongsai. Terlepas dari dramanya yang kesannya nanggung, tapi film ini perlu diapresiasi sebagai film dengan konsep yang baik.

the-last-barongsai

Title: The Last Barongsai | Release Date: 26 January 2017 | Casts: Tio Pakusadewo, Dion Wiyoko, Aziz Gagap, Rano Karno, Hengky Solaiman, Furry Citra Dellina, Vinessa Inez | Director: Ario Rubbik | Genre: Drama | Rating: 2/5

Film ini tentang keluarga, tetang Barongsai dan tentang memegang teguh keyakinan dan budaya. Karno’s Film yang memang spesialisasi film-film dengan autentikasi budaya yang kuat mampu menghadirkan kesederhanaan yang tidak terlalu rumit di film ini.

Dion Wiyoko emang udah jadi aktor yang bagus. Dari segi manapun. Dia bisa mengimbangi Tio Pakusadewo. Yang disayangkan adalah pemeran pendukungnya yang mungkin karena minim pengalaman main film aja sih. Jadi kesannya tempelan aja.

Apapun misi dari film ini, Rano Karno dan keluarganya udah bisa bikin film dengan autentifikasi budaya Betawi dan Tionghoa yang menyatu baik. Gambar-gambar yang disajikan di The Last Barongsai juga bagus. Jadi nontonnya juga berasa asik aja. Rano Karno juga nongol bukan sekedar nongol. Dan ada oplet Bang Doel yang legendaris juga.

Yang mau ditonjolin di film ini adalah kebhinekaan dan mau ngasih tau: Gak semua tionghoa kaya dan gak semua pribumi itu rese.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s