Critical Eleven (2017)

Buat para pembaca Critical Eleven adalah sebuah ketakutan tersendiri saat sang penulis, Ika Natassa memutuskan untuk melepaskan “bayi”-nya ke ranah layar lebar. Wajar, karena dari beberapa buku/novel karya penulis laris di Indonesia yang dibuatkan filmnya tidak banyak yang sukses secara kualitas.

ce

Title: Critical Eleven | Release Date: 10 May 2017 | Casts: Adinia Wirasti, Reza Rahadian, Widyawati Sophiaan, Refal Hady, Dwi Sasono, Hamish Daud, Hannah Al-Rasyid, Revalina S Temat, Astrid Tiar, Mikha Tambayong, Nino Fernandez | Director: Monty Tiwa, Robert Ronny| Genre: Drama| Rating: 4/5

Saya, yang memang bukan pembaca buku-buku Ika Natassa memang tanpa beban dan ekspektasi apapun saat Critical Eleven muncul dalam format film. Toh bagi saya, melihat animo timeline twitter bagaimana fans/pembaca buku Critical Eleven yang terbagi dua kubu: setuju dan tidak, pelan-pelan mulai “memaafkan” pembuatnya saat akhirnya Reza Rahadian dan Adinia Wirasti bermain sebagai dua karakter utama: Ale dan Anya.

Saya, sekali lagi sebagai orang awam mulai tertarik dengan Critical Eleven sebelum film itu ada. Bagaimana Reza-Adinia bermain sangat baik di Kapan Kawin? adalah modal yang cukup buat meyakinkan saya bahwa film ini tidak main-main.

And the rest is the hype. Sampai akhirnya film ini rilis. GOSH I FUCKIN LOVE IT!. Critical Eleven Bagus.. Bagus Banget!. Its like the Indonesian drama movie I was waiting for a long time.

Adinia Wirasti bermain sangat prima, terbaik di kelasnya. Dan saat penonton kita sudah terlalu jengah dengan Reza Rahadian. Dan kenapa Reza yang dipilih? You should watch this movie and you know why. He is a brilliant actor right now.

I’ve seen so many Indonesian drama movies but Critical Eleven set the high bar for the next same genre. Well written and directed. Ini yang selalu saya bilang. Cerita sesederhana apapun kalau dibuat serius penulisannya dan cast yang sesuai maka akan menjadi karya yang gampang dinikmati.

I never read the book and I will stand for that. But I kinda assume that Critical Eleven (maybe) one of the kind good adaptation. 135 minutes is not that long. The chemistry around Ale-Anya can hooked you very well. Dan buat saya, setiap scene Reza-Adinia adalah gold moment film ini, Mereka seperti sudah ditakdirkan sebagai pasangan film baru yang paling sesuai saat ini.

You can see Hamish Daud with a little bit improvement and GOSH MIKHA TAMBAYONG!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s